Beranjak dewasa kakakku Rani tercinta Sudah saatnya belajar berpijar Tinggalkan Jakarta demi masa depan cipta Sudah waktunya kau mulai te...
Beranjak dewasa kakakku Rani tercinta Sudah saatnya belajar berpijar Tinggalkan Jakarta demi masa depan cipta Sudah waktunya kau mulai te...
Jangan kau cari conversation Bila tak ingin sebuah nation Lelah kudengar demoralization Tatap negeri ucap valediction Beng beng, per...
Terlambatkah tepati janji Saat kau melangkah tuk pergi Yakinkah ini semua Yang telah kita bina Terjaga oleh kelam Dan terimbas dengan s...
Awan datang, bawa hujan, di sini, setiap hari Hanya satu, hanya cinta, ku curahkan ku beri Hapus jejak, dengan jejakmu sendiri, tak menger...
Dan, dan bila esok, datang kembali Seperti sedia kala dimana kau bisa bercanda Dan, perlahan kaupun, lupakan aku Mimpi burukmu, dimana ...
Kupeluk rapuhmu dengan karyaku Kupeluk lelahmu dengan candaku Kunanti merdu lagu Kutatih belajar terbang di awan Kubingkai semua impia...
Lelap haru di taman Bias makna yang terpendam Alas tonggak harapan Belai indah matamu Teman mimpi tanpa jemu Biar terkadang semu U...
Aku memang belum punya mobil yang bisa teduhkanmu dari hujan Tapi aku punya lagu yang bisa menghangatkanmu di setiap saat Aku memang ngg...
Melihat tawamu Mendengar senandungmu Terlihat jelas dimataku Warna–warna indahmu Menatap langkahmu Meratapi kisah hidupmu Terlihat j...
Di saat kita bersama Di waktu kita tertawa Menangis, merenung Oleh cinta Kau coba hapuskan rasa Rasa dimana kau melayang jauh Dari j...